Belajar Pembelajaran - OLAHRAGA
Headlines News :
Home » » Belajar Pembelajaran

Belajar Pembelajaran

RANGKUMAN BELAJAR PEMBELAJARAN

Belajar adalah proses perubahan tingkah laku seseorang. Mengapa perlu belajar? Karena kita calon seorang guru dan tugas guru adalah belajar dan membelajarkan jadi perlu mata kuliah ini. Membelajarkan tidak hanya memberi, tetapi membelajarkan itu memberikan sebuaah motivasi supaya meu belajar. Agar  proses pembelajaran dapat terkonsepsikan dengan baik, maka seorang guru dituntut untuk mampu menyusun dan merumuskan tujuan pembelajaran secara jelas dan tegas. Kendati demikian, dalam kenyataan di lapangan saat ini, tampaknya kita masih dapat menemukan permasalahan yang dihadapi para guru (calon guru) dalam merumuskan tujuan pembelajaran yang hendak dilakukannya, yang berujung pada inefektivitas dan inefesiensi pembelajaran.
Pembelajaran adalah proses mempelajarkan orang lain. Adapun tujuan dari pada pembelajaran yaitu mengembangkan kemampuan yahng dimiliki oleh peserta didik secara optimal (keterampilan,berpikir,sifat). Definisi Belajar adalah belajar itu suatu cara yang dilakukan untuk merubah tungkah laku seseorang untuk lebih baik lagi, belajar dilakukan bisa dengan pengalaman dan dengan apa pun. Ini di lakukan karena manusia punya potensi yang bisa di kembangkan, belajar memerlukan waktu yang cukup lama.
Menurut Bloom perilaku individu dapat diklasifikasikan ke dalam 3 (tiga) ranah, yaitu:
1.   Ranah kognitif; ranah yang berkaitan aspek-aspek intelektual atau berfikir/nalar, di dalamnya mencakup: pengetahuan (knowledge), pemahaman (comprehension), penerapan (application), penguraian (analysis), memadukan (synthesis), dan penilaian (evaluation);
2.   Ranah afektif; ranah yang berkaitan aspek-aspek emosional, seperti perasaan, minat, sikap, kepatuhan terhadap moral dan sebagainya, di dalamnya mencakup: penerimaan (receiving/attending), sambutan (responding), penilaian (valuing), pengorganisasian (organization), dan karakterisasi (characterization); dan
3.   Ranah psikomotor; ranah yang berkaitan dengan aspek-aspek keterampilan yang melibatkan fungsi sistem syaraf dan otot (neuronmuscular system) dan fungsi psikis. Ranah ini terdiri dari : kesiapan (set), peniruan (imitation), membiasakan (habitual), menyesuaikan (adaptation) dan  menciptakan (origination). Taksonomi ini merupakan kriteria yang dapat digunakan oleh guru untuk mengevaluasi mutu dan efektivitas pembelajarannya.
TINGKATAN PERPIKIR menurut Bloom yaitu sebagai berikut:
1.   Mengingat (knowledge):
Mengingat adalah mengingat-ingat apa yang di pelajari. Ada pun ciri-ciri mengingat  yaitu bisa menggambarkan kembali dan bisa mengulang kembali.
Tahap mengingat belum ada pemrosesan informasi. Ada pun langkah-langkah mengingat adalah sebagai berikut:
Memasukan informasi →Menyimpan informasi →Meneluarkan informasi.
2.   Memahami (comprehention):
Artinya kemampuan untuk menangkap makna atau arti dariinformasi dariyang dipelajarinya. Memahami mempunya tingkatan yaitu sebagai berikut:
a.   Menterjemahkan: merubah bentuk komunikasi ke bentuk komunikasi yang lain, cara orang memahami yaitu bisa menjelaskan dengan kata-kata sendiri.
b.   Interprestasi: penapsiran
c.   Prediksi: prakiraan, kalau seseorang sudah memiliki kemampuan prediksi maka orang tersebut memiliki antisipasi/jaga-jaga.
Langkah-langkah kemampuan memahami adalah sebagai berikut:
·        Informasi →Menyimpan informasi →Mengolah informasi →Menyimpulkan informasi (makna).
Indikator memahami antara lain mampu menjelaskan dengan kata-kata sendiri baik lisan maupun tulisan. Memahami ada tinggkatannya yang pertama mampu menterjemahkan satu bentuk informasi ke informasi yang lain, kemudian menapsirkan, dan memprediksi adalah memprakirakan apa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Memprediksi itu menggunakan data dan pengalaman yanga ada.
3.   Menerapkan (aplication)
Adalah kemampuan untuk menerapkan apa yang telah dipelajari. Apa yang telah kita pelajari harus di terapkan atau digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
4.   Menganalisis (Analisis)
Adalah mampu menguraikan, mampu memerinci, mampu membuat klasifikasi (pengelompokan), dan mampu menghubungkan.
5.   Mensintesis (sinthesis)
Artinya setelah di kelompokan atau di analisis kemudian di simpulkan.
6.   Menilai (evaluatioan)
Adalah kemampuan untuk memberikan pertimbangan atau nilai kepada sesuatu (orang,benda,dll). Penilaian yang benar adalah penilaian yang menggunnakan kriteria atau patokan.
Patokan penilaian:
·        Patokan Absolut.
·        Patokan kombinasi (gabunga dari patokan absolut dan patokan kombinasi).
Penilaian ada dua macam:
a.   Penilaian secara objektif adalah penilaian menggunakan kriteria atau patokan, kalau menggunakan patokan yhang mutlak itu adalah patokan yang sebenarnya, kalau menggunakan patokan relatif itu adalah patokan yang tergantung kepada orang lain.
b.   Penilaian secara subjektif adalah penilaian yang tidak menggunakan krriteria atau patokan.

PSIKOMOTOR
Tingkatan kemampuan Psikomotor antara lain:
1.   Set (menentukan) adalah kemampuan bagian organ tubuh mana yang dominan di gunakan untuk melakukan suatu keterampilan tertentu.
2.   Perception (mempersiapkan) adalah mempersiapkan orgarespon terbibn tubuh yang akan banyak di gunakan.
3.   Guided respond (respon terbimbing) adalah melatih atau membimbing organ tubuh yang banyak di gunakan.
4.   Mechanism (mekanisme)  adalah biasa atau terbiasa menggunakannya (biasa memukul bola)
5.   Compleks over respond (mempariasikan) adalah gerakan berpariasi, hal yang sudah biasa kemudikan di pariasikan.
6.   Adaptation (menyesuaikan) adalah menyesuaikan gerakan dengan situasi yang terjadi.
7.   Creativiti (kreatif) adalah bisa menciptakan kreasi yang baru.
Proses ini merupakan suatu kegiatan yang dinamis, dimana siswa melalui keaktifannya akan dapat secara terus menerus mengembangkan kemampuan atau keterampilan motoriknya yang untuk mencapai tingkatan-tingkatan kemampuan motoriknya lebih tinggi melalui proses belajar atau latihan yang dilakukan.

MOTIVASI BELAJAR
Tujuan dari pada pembelajaran yaitu untuk meningkatnya kognitif (berpikir), psikomotor (keterampilan), afektif (sifat). Saat akan membelajarkan anak didik, seorang guru harus melakukan hal sebagai berikiut:
1)   Perhatian → tanpa perhatian pekerjaan kita tidak akan lancar. Perhatian adalah terpusatnya pikiran pada satu pikiran atau objek.
Concertraktion (perhatian) →ada yang Full (penuh) dan ada yang Devide (terbagi).
Konsentrasi atau perhatian timbul karena merasa penting/butuh, maka dari itu untuk menghadirkan perhatian anak didik, kita sebagai guru harus menjelaskan terlebih dahulu begitu pentingnya pelajaran yang kita bahas. Barulah annak didik merasa penting terhadap pelajaran tersebut.
Motivasi adalah kemampuan untuk menggerakan seseorang atau mendorong seseorangunntuk melakukan suatu perbuatan (aktifitas). Motivasi muncul karena adanya perhatian dan perhatian timbul karena merasa penting/butuh.
Menurut nartivisme dan naturalisme: motivasi itu bersumber dari dalam dirinya, oleh karena itu tidak bisa di paksakan. Sedangkan menurut empirisme: mmotivasi itu bersumber dari luar (external). Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di luar individu. Seorang guru itu adalah stumulator supaya memberi sebuah rangsangan, stimulusnya bagus maka responnya bagus pula.
                         Sumber            Internal
Motivasi                                    External
                                         Sifat                Intrinsik (sungguh-sungguh)
                                                             Extrinsik (pormalitas)
               Transpormatif adalah mengubah motivasi extrinsik menjadi motivasi intrinsik.
Tugas seorang guru adalah sebagai transpormatif motivasi, motivasi ada dua macam yaitu: motivasi extrinsik dan motivasi intrinsik. Motivasi intrinsik yaitu motivasi yang datang dari dirinya sendiri, contohnya:; ingin mengubah diri sendiri menjadi lebih baik. Sedangkan motivasi extrinsik yaitu motivasi yang datang dari luar dirinyha sendiri, contohnya: ingin pintar karena di suruh oleh orang lain. Menurut empirisme motivasi itu pada awalnya datang dari luar (external).
2)   Penguatan (reinfosment): biasanya dalam bentukk kata-kata. Seorang guru memberikan sebuah rangsangan kemudian anak didik merespponnya, supaya respon itu tetap di jalani oleh anak didik maka harus ada Reinfosment (penguatan).
·        Sttimulus            Respon              Reinfosment (penguatan).





KKURIKULUM
1.   Rumusan tujuan pembelajaran
2.   Rincian bahan ajar
3.   Penetapan metode pembelajaran
4.   Penetapan/menetapkan penilaian hasil belajar.
Kurikulum adalah program belajar mengajar yang tersusun logis dan sistimatis sebagai pedoman guru dan siswa di sekolah. Selain guru dan murid,orang tua dan masyarakat harus memahami kurikulum.
Kurikulum terdapat 4 komponen: Tujuan, Bahan ajar, Proses ajar, dan Hasil belajar.
Tujuan pembelajaran yaitu untukk mengembangkan potensi yang di miliki peserta didik. Atau rumusan tentang tingkah laku siswa yang di harapkan berubah-ubah setelah mengikuti pembelajaran.
Ada 3 perubahan setelah siswa di belajarkan:
(1) Kognitif (berpikir)
(2) Psikomotor (keterampilan)
(3) Afektif (kesadaran)

(a) Standar Kompetensi adalah kemampuan minimal atau batas minimal kemampuan siswa yang di harapkan setelah melakukan pembelajaran.
(b) Kompetensi Dasar adalah kemampuan awal.
(c) Standar Isi adalah sekurang-kurangnya siswa itu harus diajarkan apa?
Contoh kurikulum KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan), yang isinya:
a.   Merumurkan tujuan pembelajaran,
siswa dapat melakukan service bawah dengan benar.
b.   Menentukan bahan ajar,
Bola voli.
c.   Merumuskan proses ajar/metode belajar,
Metode demonstrasi menunjukan bagaimana sesuatu itu ditunjukan.
d.   Hasil belajar,
Setelah siswa di belajarkan maka di tes (ada tes tulis,tes lisan,dan tes praktek).
Penilaiannya itiu dengan cara apa dalam KTSP?
Penilaian dengan cara tulisan ada yang objektif dan subjekktif:
·        Penilaian objektif: jawabannya sudah ada (PG)
·        Penilaian subjektif: jawabannya di tentukan oleh siswa (essay).
Dalam pembuatan soal itu harus dijadikan alat ukur oleh seorang gurukepada anak didiknya.
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. OLAHRAGA - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Modified by Adiknya